Di era seperti sekarang ini musik menjadi salah satu industri kreatif yang perlu dipertahankan keberadaan nya, karena jika sektor industri ini cukup banyak membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan dan pengangguran.
Namun pertanyaan nya sekarang adalah, apakah industri ini dapat bertahan dari gempuran bentuk bisnis lain?. semoga saja industri kreatif dapat bertahan di era komunikasi global yang penuh dengan persaingan ini.
Beberapa minggu belakangan dunia industri musik Indonesia diramaikan dengan berita berita yang sangat menghebohkan, yaitu tentang pencurian pulsa yang dilakukan oleh perusahaan content provider. bagaimana mereka melakukan hal ini?. banyak modus yang di bicarakan ddan bahkan di ungkap kan, salah satu nya misalnya dengan melakukan sistem inject tanpa sepengetahuan pengguna nomer telfon. begitu si penelfon sadar dan berusaha melakukan proses unreg untuk deaktifasi layanan tersebut, pelanggan mungkin kesulitan untuk melakukan proses itu karena informasi yang diberikan oleh pihak provider kurang lengkap atau ada hal lain yang menyebabkan susah nya proses unreg tersebut misalnya karena faktor jaringan.
Tak pelak hal ini membuat anggota DPR dan bahkan Menkominfo angkat bicara, menurut mereka hal ini harus di tertibkan agar costumer tidak lagi dicurangi dan dilanggar hak nya, content provider nakal yang terbukti melakukan kecurangan akan di tindak tegas untuk hal ini.
Lalu apa kata musisi menanggapi beredar nya kabar bahwa RBT (Ring Back Tone) akan di hapus karena hal pencurian pulsa ini?. tentu saja banyak dari mereka menyayangkan dan tidak menyetujui hal itu terjadi, karena biar bagaimana pun, rbt lah yang menyelamatkan nasib para musisi saat ini, rbt menjadi salah satu gerbang pemasukan untuk mereka, “kalau rbt di hapuskan, dan tak ada pemasukan untuk band kami, bisa bisa kami kembali menjadi pekerja serabutan”, ujar erwin personel dari NUALA (Group musik asal Bandar Lampung – red)
Tak berhenti sampai disitu, kini para pengusaha label rekaman pun di tuntut untuk putar otak menghadapi situasi seperti ini, dan apakah akan ada model bisnis baru untuk industri ini?, kita harapkan begitu, agar industri kreatif ini tidak mati.

